Glosarium
Istilah akuntansi, dijelaskan seperti ke teman.
26 istilah yang paling sering muncul saat membaca laporan keuangan — tanpa asumsi Anda pernah kuliah akuntansi.
A
Akun (Chart of Accounts)
Daftar seluruh pos keuangan yang dipakai untuk mengelompokkan transaksi: kas, piutang, pendapatan, beban, dan sebagainya.
Contoh — Kas Bank BCA, Pendapatan Jasa, Beban Sewa.
A
Arus Kas (Cash Flow)
Pergerakan uang masuk dan keluar dalam satu periode. Dibagi menjadi arus kas operasional, investasi, dan pendanaan.
Contoh — Pembayaran dari pelanggan adalah arus kas masuk operasional.
A
Aset
Segala sesuatu bernilai ekonomi yang dimiliki bisnis — kas, piutang, persediaan, peralatan, kendaraan.
Contoh — Laptop kantor senilai Rp15 juta adalah aset tetap.
B
Basis Akrual
Metode pencatatan di mana pendapatan dan beban diakui saat terjadi, bukan saat uang berpindah tangan.
B
Basis Kas
Metode pencatatan di mana pendapatan dan beban diakui saat uang benar-benar diterima atau dibayarkan.
B
Beban (Expense)
Biaya yang dikeluarkan untuk menjalankan bisnis dalam satu periode dan mengurangi laba.
Contoh — Gaji, sewa, listrik, iklan.
B
Buku Besar (General Ledger)
Kumpulan seluruh catatan transaksi yang dikelompokkan per akun; sumber utama penyusunan laporan keuangan.
D
Depresiasi (Penyusutan)
Pengalokasian biaya aset tetap selama masa manfaatnya, karena nilai aset berkurang seiring waktu.
Contoh — Mesin Rp120 juta dengan umur 10 tahun disusutkan Rp12 juta per tahun.
E
Ekuitas (Modal)
Hak pemilik atas aset bisnis setelah dikurangi seluruh kewajiban. Rumus: Aset − Kewajiban = Ekuitas.
F
Faktur (Invoice)
Dokumen tagihan kepada pelanggan yang mencantumkan barang/jasa, jumlah, dan jatuh tempo pembayaran.
H
Harga Pokok Penjualan (HPP)
Biaya langsung untuk memproduksi atau membeli barang yang terjual. Pendapatan dikurangi HPP menghasilkan laba kotor.
J
Jurnal
Catatan kronologis setiap transaksi beserta akun debit dan kreditnya, sebelum dipindahkan ke buku besar.
K
Kewajiban (Liabilitas)
Utang atau tanggungan yang harus dibayar bisnis di masa depan.
Contoh — Utang usaha ke pemasok, pinjaman bank, pajak terutang.
L
Laba Bersih
Sisa pendapatan setelah dikurangi seluruh beban, termasuk pajak dan bunga. Baris terakhir di laporan laba rugi.
L
Laba Kotor
Pendapatan dikurangi harga pokok penjualan — sebelum beban operasional seperti gaji dan sewa.
L
Laporan Laba Rugi
Laporan yang membandingkan pendapatan dan beban dalam satu periode untuk menunjukkan laba atau rugi.
M
Margin
Persentase laba terhadap pendapatan. Margin kotor = laba kotor ÷ pendapatan; margin bersih = laba bersih ÷ pendapatan.
N
Neraca (Balance Sheet)
Potret posisi keuangan pada satu titik waktu: aset di satu sisi, kewajiban dan ekuitas di sisi lain. Keduanya harus seimbang.
P
Pendapatan (Revenue)
Nilai penjualan barang atau jasa yang diperoleh dalam satu periode, sebelum dikurangi beban apa pun.
P
Periode Akuntansi
Rentang waktu penyusunan laporan — bulanan, kuartalan, atau tahunan.
P
Persediaan (Inventory)
Barang yang dimiliki untuk dijual atau dipakai dalam produksi. Tercatat sebagai aset sampai terjual.
P
Piutang Usaha
Uang yang masih harus diterima dari pelanggan atas penjualan yang sudah terjadi tapi belum dibayar.
R
Rekonsiliasi Bank
Proses mencocokkan catatan kas internal dengan mutasi rekening bank untuk menemukan selisih atau transaksi yang terlewat.
S
Saldo
Jumlah akhir suatu akun pada waktu tertentu — misalnya saldo kas hari ini.
T
Titik Impas (Break-even Point)
Tingkat penjualan di mana total pendapatan sama dengan total biaya — tidak untung, tidak rugi.
U
Utang Usaha
Kewajiban kepada pemasok atas pembelian barang atau jasa yang belum dibayar.
Ingin melihat istilah-istilah ini dalam laporan nyata?
Demo interaktif menampilkan laba rugi, arus kas, dan neraca dengan data fiktif yang mudah dibaca.